Kuliah. Sebuah kegiatan yang menempel erat dengan seorang mahasiswa. Kuliah. Sebuah kewajiban yang harus dipenuhi oleh seonggok mahasiswa. Kuliah kadang bikin kita jenuh, kadang juga bikin cengar-cengir buat mereka yang selalu dikasih ongkos sama ortu setiap kali berangkat kuliah, atau juga buat mereka yang rajin makan wortel untuk mengintai setiap dara yang melintas di lingkungan kampus. Yah secara woman dikampuskan juga tampil bersaing, maksudnya mereka juga mau tampil lebih “asoy” dibanding wanita manapun. Betul gak? Kalau enggak yaa maap. Terkadang kita juga pernah menghadapi situasi dimana kita sendiri, dikampus selebar itu. Entah nunggu pacar atau teman. Yah apes-apesnya sih udah jomblo, janjian sama temen ngaret pula. Tidak suka baca buku juga. Terjebak deh.
Senin, 14 Februari 2011
Sidang Komprehensif
![]() |
| courtesy : controversins.blogspot.com |
Sidang Komprehensif lebih akrabnya disebut dengan Kompre. Kata ini mempunyai suatu tampilan yang mengerikan untuk dihadapi bagi mereka yang sudah menjajaki semester akhir diperkuliahan, tepatnya lagi dikampus saya. Sidang Komprehensif itu sendiri iyalah, suatu kondisi dimana seorang mahasiswa yang sudah mempunyai kelengkapan persyaratan untuk menyandang gelar sarjana maju kedalam tantangan akhir. Yaitu memasuki sebuah ruangan yang sudah dinantikan oleh keberadaan tiga orang dosen “dewa” yang akan memberikan segelintir pertanyaan super kepada kita berhubungan dengan materi yang sudah diberikan kepada kita seminggu sebelum hari H tersebut.
Sabtu, 12 Februari 2011
Almost Over
Kini, sekarang, saat ini .. Saya berada didalam kamar. Enggak ngerti mau ngapain, ini dikarenakan saya dalam kondisi bingung. Jadi wajar saja apabila saya tidak tau harus melakukan apa. Ini ada sangkut pautnya juga dengan keadaan civitas saya diperkuliahan yang secara normalnya hampir saja berakhir. Saya tanpa sadar sudah menjajakan diri pada semester delapan yang jelas sudah merupakan tingkatan akhir sewajarnya. Perihal meraih kelulusan ditahun keempat merupakan impian dari setiap mahasiswa waras. Mengapa saya menyebutnya mahasiswa waras, karena hanya mahasiswa yang benar-benar menyadari kejenuhannya akan kegiatan kuliah sesampainya angka empat tahun.
Selasa, 08 Februari 2011
GoToAndPlay (January Edition)
Hell-O. Perkenalkan, kami adalah sebuah kelompok kecil yang memiliki keinginan untuk merasakan nikmatnya sensasi berdagang. Walaupun pahitnya kenyataan yang dialami, mudah-mudahan bukan menjadi suatu masalah besar bagi kami. Tanpa berekayasa, disini saya salah satu dari mereka ingin menawarkan produk kami berupa kaos melalui media ini. Dari kalian yang seyogyanya melihat ataupun melirik dan tidak sengaja tertarik dapat memesan secara langsung melalui FB saya yang tercantum pada widget blog ini. Bang Adam.
![]() | |
| BERDIKARI |
![]() | |||
| KANG TJUKUR |
Untuk desain bulan Februari, tunggu update selanjutnya.
karena informasi terbatas, apabila terdapat pertanyaan yang mengganjal dihati mengenai produk ini. Dapat anda lontarkan langsung pada kotak suara diblog ini ataupun diFB. Silahkan saja.
Atraksi Becak Mini
![]() |
| cortesy : pasang.com |
Lagi-lagi saya bernostalgia, karena saya rasa gak ada masa-masa yang ngangenin ngelebihin masa waktu kecil dahulu. Bener kan ? Oke langsung saja ke masalahnya. Jadi gini, waktu itu dikomplek saya sedang rame-ramenya becak mini berkeliaran, tentu ditunggangi oleh orang-orang mini juga (anak-anak). Kenapa tiba-tiba bisa muncul becak mini ? Bukan sulap bukan sihir, ini bukan ulah Demian ataupun juga Deddy Corbudzier. Tapi ini sampingan dari salah satu kang sayur komplek yang membeli banyak becak mini, lalu menyewakannya kepada anak-anak yang ingin merasakan sensasi gila dalam berbecak ria. Melihat fenomena ini tertarik sudah kemauan saya dan teman-teman untuk turut serta menyewanya. Sekedar alur mundur, sebelumnya becak mini ini sudah muncul terlebih dulu di komplek orang, saya dan endi teman saya pun pernah mengarungi komplek lain hanya untuk menyewa becak tersebut. Dasar bocah.
Kamis, 03 Februari 2011
Si Cerdas dan Si Pintar
![]() |
| yowa.blogdetik.com |
Disini saya bukan ingin meceritakan Si Cerdas dan Si Pintar sebagai seorang karakter yang memiliki keseharian yang menyenangkan maupun membosankan, melainkan saya hanya menginisialkan suatu keadaan pada diri seorang. Oke langsung saja kita bahas tentang Cerdas dan Pintar, selembar pernyataan terlintas ketika saya mengingat mereka. Seperti cerdas, cerdas bagi saya yaitu kemampuan yang di dapat dari kemapanannya mengarungi kehidupan di luar lingkup pendidikan formal, jadi cerdas ini lebih dikategorikan belajar pada lingkungan sekitar, tingkat kesadaran yang tinggi akan sekitar. Memiliki akal melebihi teori maupun rumus yang ada. Ya itu sih Cerdas menurut saya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)






